Posts

The Naked Traveler : Buku Asyik Ngajak Jalan-Jalan

Image
Dua hari yang lalu saya habis melahap postingan blog Trinity yang dibukukan. Mau tahu saya baca buku cetakan yang ke berapa? Cetakan ke-26! Keren! Awesome. Amazing, dan banyak lagi. Saya mengetahui buku ini yang katanya menarik ketika tengah mengikuti Kampus Fiksi Goes To Bandung yang diselenggarakan oleh @edi_akhiles. Saya pun tertarik untuk melihat buku ini dan rela merogoh saku untuk membayarnya. Source : id.wikipedia.org Buku yang diterbitkan oleh C Publihing (PT. Bintang Pustaka) dan didistribusikan oleh Mizan Media Utama ini bersampul biru dengan gambar garis-garis jalan dalam peta yang judulnya dicetak merah yang digambarkan tertera di Travelcard. Buku ini juga disertai dengan endorsement dari mana-mana. Dari mulai majalah sampai penulis backpacker asal Hongaria. Buku ini dituturkan dengan gaya tulisan pop. Itu yang ditulis oleh salah satu endorser, Detik.com. Dan memang asyik sekali ketika membacanya. Hanya saja isinya cocok untuk pembaca dewasa. Buku ini dibagi k...

Inilah Hidupku : Pulang Kampung Rutin

Image
Jam empat lebih beberapa menit, mataku sudah membuka. Oksigen yang tipis kuhirup sebanyak mungkin dengan menguap. Peregangan alakadarnya kulakukan dengan menggeliat. Nikmat sekali. Aku memulai kehidupan hari ini. Brr..Pagi yang dingin. Walau cuaca tek menentu, Bandung tetap saja dingin. Aku beranjak dari tempat tidur lusuh yang sepereinya sudah minta diganti seminggu terakhir ini. Tapi, belum sempat membeli alias kurang memprioritaskan. Asal bisa tidur nyenyak. That's enough. Aku segera menyambar handuk dan segera menembus dingin, masuk ke kamar mandi. Letak kamar mandi yang berada di luar kamar kontrakan, membuat dingin menusuk-nusuk kulit menembus tulang. Tapi semua dingin hilang ketika air sudah mengguyur sekujur tubuh. Kesegaran merayapi setiap lekuk. I alive! Setelah menyemprotkan deodorant dan mengusap tubuh dengan lotion, mataku langsung tertuju pada si Lappy. Aku ingat kalau OS-nya lagi minta diupdate. Setelah baju membungkus tubuh segera kubuka si Lappy, menekan tomb...

Puisi Pernikahan

Bidadariku Kukulum senyum manatap mata sayu itu. Kusungging bulan sabit menyambut purnama hati. Bidadariku... Nantikanlah kedatangan si kumbang jalang. Katupkan sayapmu... Bersemayamlah di ruang rinduku. Sungguh... Aku dimabuk rindu menjemput bidadariku. Ku ingin segera menggambit tanganmu... Berdua kita dalam ikatan halal, di naungan ridloNya. Berdua kita menantang fatamorgana fana. Bersama kita mengetuk pintu-pintuNya. Berdua... Hanya berdua melangkah menunggangi sujud-sujud panjang di sepertiga malam. Bidadariku... Aku menanti dalam langkah menujuNya Walau, aku harus merangkak... Tertatih.... Menggapai janjiNya. Bidadariku... Ku ingin segera bersanding denganmu dalam cintaNya Cimahi, 25 Januari 2014 Pernikahan Illahi Dalam kesendirian bunga dunia kerap menelanjangi mata, Sering merayu durjana. Dalam langkah sunyi kusendiri emas bumi memantulkan cahaya gemerlap, Menyilaukan mata hati. Pernikahan Illahi adalah...

Antologi Puisi : My Poet ; Pejuang Pena

Bangkitlah sang Mujahid Terik tirani luluhkan asa, Jeritan hidup tenggelamkan jiwa, Wahai sang mujahid, Naungan mega akan datang, Oase istiqomah padamkan teriknya. Langkah terhenti, rayu setan menghampiri Indah, begitu indah dalam buai Terlena. Bangkitlah sang mujahid Tancapkan citamu menjulang ke langit Mengakar dalam hati Ini hanya satu persen dari sejuta persen nikmat firdausNya. Rindukanlah… Wahai sang mujahid Derap langkahmu, Gerak tanganmu, Suara, Hidup, Matimu, Adalah perjuangan. Mardlotilah puncak kemenangan, Mati syahid jadi idaman. Pejuang Pena Semilir angin luluhkan rasa, Lembaran dunia mengaburkan mata. Namun, para pejuang pena tak tergoda. Penanya terus mengayun, terus berlaga di antara hitam putih manusia. Wahai, pejuang pena Kau mampu merobek-robek tubuh perkasa kaisar romawi. Kau mampu mencabik-cabik kebodohan massa . Dengan pena kau berjihad ...

Menjadi Diri: Nekad

Di malam yang gelap ini, semua terasa...luar biasa. gue telah melakukan hal besar dalam hidup gue. gue pikir, gue sudah selangkah lebih maju. Walaupun, semprotan dari semua orang pasti bakalan mendamprat muka ini selama sebulan ke depan. Tapi, gue harus kuat. Gue harus jadi cowok sejati. capek, selama dua tahun terakhir ini hidup dibawah bayang-bayang orang lain. Gak jelas pencapaian apa yang gue dapat. Bias. Sebenarnya apa yang mau gue dapet sebelum masuk kuliah? Belajar. Hanya itu. Fokus belajar. Ya.. walupun, jujur, banyak pelajaran berarti yang dapet gue ambil selama dua tahun terakhir ini. Dan yang peling berarti adalah sahabat-sahabett yang luar biasa. Kadang gue pikir mereka makhluk bumi atau langit sebenarnya. Perlu di ketahui, kuliah juga, gue dapet biaya dari mereka. wih, gede banget pengorbanan mereka buat gue. Thanx for all my best friend. Walaupun, jujur, mungkin jalan yang gue amabil sekarang ada senbagian sahabat gue yang bilang agak gila, ngorbanin kuliah selama du...